Kominfo Bantah Pilih Kasih Berantas Hoax di Medsos
Memerangi informasi hoax, pemerintah dituduh berat sebelah. Alasannya, hanya akun media umum yang menyerang pemerintah, yang diberi tindakan tegas.
Salah satu langkah yang dilakukan yaitu melaksanakan blokir terhadap akun yang dianggap menyebar atau membuat hoax. Blokir dilakukan melalui Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo).
Menanggapi kritikan itu, Menkominfo Rudiantara tegas membantahnya. Patokan pemerintah, kata dia, bukan alasannya yaitu akun media umum itu menyerang pemerintah.
"Kalau dari Kominfo patokannya hanya UU ITE (UU Nomor 19 Tahun 2016 ihwal Informasi Transaksi Elektronik). Siapa pun yang melanggar UU ITE, dari sebelah manapun ditindak," kata Rudiantara, di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 30 Agustus 2017.
Karena blokir terhadap akun yang menyebar hoax yaitu menyeluruh, maka menurut Rudiantara, akun-akun yang notabene mendukung pemerintah juga dilakukan hal yang sama. Bahkan ada relawan pendukung Jokowi, yang turut diblokir alasannya yaitu hoax.
"Ada juga yang terafiliasi dengan relawan-relawan tertentu, jika harus diblok ya diblok. Kami enggak ada masalah kok," katanya.
Rudiantara kembali menegaskan, pemblokiran terhadap akun alasannya yaitu hoax bukan problem dukung atau tidak mendukung pemerintah. Karena itu bukan menjadi patokan.
"Kami tidak melihat ini menyerang pemerintah atau siapa. Selama menjadikan hoax, selama memecah belah bangsa, dari manapun kami akan tindak," katanya. (ase)
Link: http://www.viva.co.id/digital/951956-kominfo-bantah-pilih-kasih-berantas-hoax-di-medsos
***
PERNYATAAN MENKOMINFO ini mendapat jawaban pedas dari netizen.
"Sejuta ucapan tidak akan pernah bisa untuk meruntuhkan satu fakta. Bapak menteri lebih baik lihat saja sendiri kebijakan bapak, agresi bapak ketika menutup media sosial. Situs Islam mana saja yang ditutup, dan buzzer mana yang bapak pelihara," komen akun Achmad Chamdani Eka P.
"Cuma setan yg percaya omongan lu!
Netizen penebar kebencian (Ulin yusron cs), ngedit poto prabowo disertai fitnah kalian undang ke istana dan dipelihara. Coba klo ia ngedit poto si Kodok, dah habis tu org diciduk ciduk...." komen akun Lili Zen Cengli.
"MALING MANA ADA YANG NGAKU KALAU NGAKU PENJARA PENUH klu tdk pilih kasih banyak tu yg menyebar kbencian terhadap agama islam dan ulama kok yg bgt di pelihara dan di ternak krn menguntungkan,
Mentri bgini jngn smpai lama2 justru ancaman akan banyak ternaknya klu tdk pilih kasih mna mungkin orang bgini dipertahankan jadi mentri, ingat suatu dikala anda akan mati ingt jabatan dan prilaku anda akan anda pertanggung jawabkan klak," ujar akun Agus Salim Rusli.
Dan banyak lagi komentar pedas di tautan isu di fanpage VIVAnews.[]


0 Response to "Kominfo Bantah Pilih Kasih Berantas Hoax di Medsos, Tanggapan Netizen Pedes Bangettt!"
Posting Komentar