Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia, Ade Armando mengaku tidak oke dengan anutan Islam yang menegaskan bahwa umat Islam yaitu umat yang terbaik.
“Saya tidak mampu terima bahwa dalam Islam itu percaya bahwa insan itu ada stratanya. Dan strata tertinggi itu yaitu orang Islam dan yang lain itu strata bawahnya. Saya tidak mampu terima itu,” tukasnya dalam diskusi ‘NKRI-MU, NKRI-KU, Meneruskan Cita-cita Pendiri Bangsa’ di Gedung Trisula, Jakarta pada Ahad (27/08).
Direktur Komunikasi Saiful Mujani Research and Consulting ini menyatakan bahwa negara Islam bukanlah negara yang berdasarkan satu agama. Tapi, negara Islam yaitu negara yang menerapkan Islam di banyak sekali lini kehidupan.
“Negara Islam itu bukan negara suatu agama. Dalam negara Islam, Islam yaitu segala-galanya. Umat non Islam, boleh huidup tapi sebagai warga kelas dua,” katanya.
Kemudian, Ade menyinggung Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Ia menyebutkan bahwa HTI yaitu bermasalah. Sebab, ia menilai HTI mempunyai anggapan bahwa Indonesia bersyariat yaitu semua pemimpin harus muslim.
“Dan yang boleh memilih dalam pemilu yaitu muslim. Non muslim itu warga negara kelas dua. Karena dalam pandangan mereka (HTI.red), non muslim itu yaitu kafir,” ujarnya.
Menurut dia, kafir itu ada tingkatannya. Ada kafir yang harus diperangi, dan ada kafir yang diizinkan hidup dan harus dilindungi, oleh umat Islam. Tapi, kata dia, hak-hak warga negaranya berbeda.
“Konsep ini sudah ada semenjak awal, gagal. Di zaman Bung Karno muncul tapi gagal. Di zaman pak Harto gagal lagi,” ujarnya. (Kiblat.net)
Meski Ade Armando beragama Islam namun pernyataan-pernyatannya sering bertentangan dengan anutan Islam. Seperti yang sekarang, pernyataan diatas terang bertentangan dengan Islam. Dalam Al Qur'an terang bahwa umat Muslim yaitu umat terbaik ibarat telah difirmankan Tuhan dalam surat Ali Imran ayat : 110 yang artinya "Kamu yaitu umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma`ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka yaitu orang-orang yang fasik.”: []
“Saya tidak mampu terima bahwa dalam Islam itu percaya bahwa insan itu ada stratanya. Dan strata tertinggi itu yaitu orang Islam dan yang lain itu strata bawahnya. Saya tidak mampu terima itu,” tukasnya dalam diskusi ‘NKRI-MU, NKRI-KU, Meneruskan Cita-cita Pendiri Bangsa’ di Gedung Trisula, Jakarta pada Ahad (27/08).
Direktur Komunikasi Saiful Mujani Research and Consulting ini menyatakan bahwa negara Islam bukanlah negara yang berdasarkan satu agama. Tapi, negara Islam yaitu negara yang menerapkan Islam di banyak sekali lini kehidupan.
“Negara Islam itu bukan negara suatu agama. Dalam negara Islam, Islam yaitu segala-galanya. Umat non Islam, boleh huidup tapi sebagai warga kelas dua,” katanya.
Kemudian, Ade menyinggung Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Ia menyebutkan bahwa HTI yaitu bermasalah. Sebab, ia menilai HTI mempunyai anggapan bahwa Indonesia bersyariat yaitu semua pemimpin harus muslim.
“Dan yang boleh memilih dalam pemilu yaitu muslim. Non muslim itu warga negara kelas dua. Karena dalam pandangan mereka (HTI.red), non muslim itu yaitu kafir,” ujarnya.
Menurut dia, kafir itu ada tingkatannya. Ada kafir yang harus diperangi, dan ada kafir yang diizinkan hidup dan harus dilindungi, oleh umat Islam. Tapi, kata dia, hak-hak warga negaranya berbeda.
“Konsep ini sudah ada semenjak awal, gagal. Di zaman Bung Karno muncul tapi gagal. Di zaman pak Harto gagal lagi,” ujarnya. (Kiblat.net)
Meski Ade Armando beragama Islam namun pernyataan-pernyatannya sering bertentangan dengan anutan Islam. Seperti yang sekarang, pernyataan diatas terang bertentangan dengan Islam. Dalam Al Qur'an terang bahwa umat Muslim yaitu umat terbaik ibarat telah difirmankan Tuhan dalam surat Ali Imran ayat : 110 yang artinya "Kamu yaitu umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma`ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka yaitu orang-orang yang fasik.”: []

0 Response to "Menentang Allah, Ade Armando Mengaku Tak Setuju Jika Umat Islam Adalah Umat Terbaik"
Posting Komentar